• This is Slide 1 Title

    This is slide 1 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...

  • This is Slide 2 Title

    This is slide 2 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...

  • This is Slide 3 Title

    This is slide 3 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...

Monday, October 23, 2017

Polisi Bojonegoro Di Periksa Anggota Propam


Bojonegoro – Jangan pernah beranggapan hanya masyarakat yang menjadi sasaran razia Polisi, anggota Polisi pun ternyata juga dirazia oleh Polisi. Seperti yang dilakukan oleh Provos Polres Bojonegoro terhadap personel Polres yang hendak mengikuti apel pagi pada, Senin (23/10/2017).

Mereka yang masuk ke Mapolres Bojonegoro diperiksa kelengkapan identitasnya mulai dari KTP (kartu tanda penduduk), KTA (kartu tanda anggota), SIM (surat izin mengemudi) hingga surat surat kendaraan oleh Propam (Profesi dan Pengamanan) Polres Bojonegoro.

“Sasaran kita adalah semua anggota dan PNS, baik berpangkat perwira ataupun Bintara,” kata Kasi Propam, Ipda Syafi’i yang saat itu memimpin razia.

Sementara itu terkait pelaksanaan razia yang dilaksanakan Unit Propam, Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S Bintoro yang hendak memimpin apel mengatakan, razia itu dilaksanakan untuk menciptakan anggota Polri yang disiplin dan Promoter (Profesional, Modern, dan Terpercaya) sehingga anggota Polri dapat menjadi tauladan bagi masyarakat.

“Kegiatan itu untuk menegakkan kedisiplinan anggota, sehingga tidak ada pelanggaran disiplin yang dilakukan oleh anggota,” kata Kapolres Bojonegoro, AKBP Wahyu S Bintoro.

Kepada media ini, Kapolres meminta masyarakat untuk membantu mengawasi kinerja anggota Polri dalam menjalankan tugas. Apabila ada anggota yang bertugas tidak sesuai dengan peraturan, maka masyarakat diminta untuk melaporkannya kepada Propam Polres Bojonegoro.

Dalam pemeriksaan yang dilaksanakan oleh Propam Polres Bojonegoro, hanya ada dua anggota yang ditemukan tidak lengkap identitasnya. Menurut keterangan Kasi Propam, mereka yang terjaring adalah karena KTA nya mati dan belum diurus.

Sumber : Humas Polres Bojonegoro.



from Halo Dunia Network http://ift.tt/2xh0kzM
via IFTTT

Friday, October 20, 2017

Saran Dokter THT Jika Ingus Tertelan Tidak Sengaja


Ketika ingus terlalu sulit untuk dikeluarkan, dengan terpaksa ingus tersebut ditelan. Memang menelan ingus disebut tidak membahayakan tubuh. Akan tetapi, ingus sebaiknya ditelan atau dibuang ya?



“Sebaiknya sih dibuang ya, tapi cara pembuangannya atau ‘sisih’ pun mesti diperhatikan,” kata spesialis telinga, hidung, dan tenggorokan dari RS Permata Depok, dr Linda Herliana, SpTHT-KL, Mkes kepada detikHealth.

Sebab menurut dr Linda, sapaan akrabnya, jika ingus disisihkan terlalu kuat akan membuat rasa tidak nyaman di area telinga maupun wajah. Oleh karena itu, sisihkan pelan-pelan.

Kalau pas kita sisih kuat terus mulut kita tertutup kan sering telinga tiba-tiba nyeri atau wajah tiba-tiba terasa nggak enak tuh. Nah, sebaiknya saat sisih dari hidung itu pelan-pelan saja atau hindari menggunakan dua hidung sekaligus, satu-satu saja bergantian,” saran dr Linda.

“Kalau ingus yang terlanjur tertelan, kalau bisa diludahkan,” tambah dokter kelahiran Nganjuk 13 April 1980 itu.

dr Linda mengatakan, risiko lain kerap dikaitkan pula dengan sinusitis atau otitis media. Sehingga saat sisihkan ingus kuat-kuat, akan ada peningkatan tekanan yang besar di dalam rongga hidung dibandingkan pada saat batuk atau bersin.

“Nah, peningkatan itu membuat aliran balik ingus justru ke dalam rongga sinus atau telinga tengah,” pungkas dr Linda.

Sumber : Detik.in



from Halo Dunia Network http://ift.tt/2yHg5nr
via IFTTT

Kapolres Lantik Dua Kapolsek

Polres Banjar – Kepolisian Resort Banjar menggelar upacara serah terima jabatan dua orang Kapolseknya, Jum’at (20/10/2017) pukul 08.00 wita. Upacara Sertijab yang berlangsung dihalaman Mapolres Banjar ini dipimpin langsung oleh Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete, S.H., S.I.K., M.H selaku Inspektur Upacara.

Selain dihadiri oleh pejabat utama Polres Banjar, seperti para Kabag dan Kasat, Upacara Sertijab ini juga dihadiri oleh para Kapolsek jajaran lengkap dengan Ibu-Ibu Bhayangkarinya. Terlihat disebelah kanan Irup barisan satu peleton Ibu-Ibu Bhayangkari yang dipimpin oleh Katua Bhayangkari Cabang Banjar Ny. Misly Takdir Mattanete dan Wakil Ketua Bhayangkari Ny. Fira Ajie Lukman Hidayat.

Pagi itu, AKBP Takdir Mattanete atau yang lebih akrab disapa Nette Boy melantik dua orang Kapolsek baru dalam jajarannya. Mereka adalah Kapolsek Aranio Ipda Suherman, menggantikan Kapolsek sebelumnya Iptu H. Sugiarto, S.H dan yang satu lagi adalah Kapolsek Belimbing Ipda Andre Primaraharja W, S.H menggantikan Kapolsek sebelumnya Iptu Sally Riady b Hamdi.

Untuk pejabat lama, Iptu H. Sugiarto sementara ini berstatus sebagai Perwira Polres Banjar sedangkan Iptu Sally Riady pindah tugas ke Polda Kalsel.

“Mutasi merupakan hal yang biasa dan wajar dalam intitusi Polri sebagai wujud penghargaan maupun sebagai penyegaran dalam sebuah organisasi,” kata Nette Boy.

Lebih lanjut, Kapolres Banjar juga mengucapkan terima kasih kepada pejabat lama atas kinerja dan dedikasinya selama ini melakukan yang terbaik untuk Polres Banjar.

“Terima kasih untuk Iptu Sally dan Iptu Sugiarto atas dedikasi dan kinerjanya selama menjabat sebagai Kapolsek jajaran Polres Banjar. Sementara untuk pejabat baru, Ipda Suherman dan Ipda Andre agar cepat beradaptasi dengan lingkungan serta masyarakat di Kabupaten Banjar ini. Karena tugas Kapolsek sekarang tambah berat, ada satu tugas baru selaku Kapolsek yang baru-baru saja telah disepakati oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian bersama Mendagri Tjahjo Kumolo dan Kemendes PDTT Eko Sandjojo tertuang dalam nota kesepahaman (MoU) tentang pencegahan, pengawasan, penanganan permasalahan dana desa,” jelas Nette Boy.

Sumber : Humas Polres Banjar.



from Halo Dunia Network http://ift.tt/2gUsBGd
via IFTTT

Thursday, October 19, 2017

Jenderal Polisi Yang Lebih Takut Telat Sholat Dari Pada Telat Urusan Lain

Kawasan wisata Senggigi sedang meriah. Tepat di 21 September 2015, di pusat wisata salah satu icon NTB terletak di Lombok Barat itu sedang menyelenggarakan sebuah pesta sebagai service tamu tamu asing, disebut Festival Senggigi. Musik tradisi, pawai, wisatawan asing dan lokal bejibun. Benar benar meriah.

Seorang pria gelisah duduk di kursi tamu utama. Adzan Ashar sebentar lagi berkumandang, tanda tanda akan masuk waktu solat dari corong masjid nyaris tak akan terdengar karena tertutupi kemeriahan itu.

Pria tadi segera meminta orang yang selama ini melekat mendampinginya mencari sepeda motor. Ia pun menyeruak diantara keramaian, melesat menggunakan sepeda motor matic melalui jalan wisata Senggigi, kemudian berhenti di sebuah mesjid tidak jauh dari lokasi acara.

Masih lengkap dengan seragam yang menampilkan pangkat bintang satu di pundak, dia kemudian berbaur dengan para ma’mum lainnya untuk shalat Ashar berjamaah.

Kapolda NTB Brigjen Pol Drs Umar Septono, SH.,MH terpaksa naik sepeda motor demi mengejar solat ashar di awal waktu. Menggunakan mobil dinasnya mustahil saat itu, karena terjebak di keramaian, jadi sepeda motor adalah pilihan paling mungkin agar cepat sampai masjid.

Tasss…! begitu dilepas, berita itu menjadi viral dengan jutaan pembaca. Sejak saat itu Nama Umar Septono fenomenal tidak hanya sebagai Kapolda tapi sosok yang taat beribadah. Sempat ada yang berpikiran skeptis itu sebagai sebuah pencitraan demi mengkat nama baik Polri dan Polda NTB khususnya. Tapi dia tak sibuk meng-counter isu itu. Karena yang dia hanya kejar adalah penilaian dari Allah SWT. Dan ‘aksi’ meninggalkan acara sepenting apapun itu berulang kali dilakukan, keseringan saat Shalat Dzuhur.

Dalam sebuah video yang diunggah di Youtube tanggal 14 Oktober 2016, Kapolda berpidato menyampaikan bahwa shalat di awal waktu baginya adalah harga mati.

“Kegiatan sepenting apapun, sesibuk apapun harus saya hentikan. Rapat siapapun yang mimpin saya tinggalkan. Dunia saya pertaruhkan pangkat dan jabatan ini,” demikian Kapolda berujar dengan lantang.

Paling bergidik, ketika dia pernah berucap, “cita cita” hidupnya satu, yaitu adalah mati dalam sujud.

Kepindahan Umar Septono sebenarnya sempat berembus akhir 2016 lalu. Keputusan itu akhirnya turun. Ada dua ekspresi yang mungkin bisa mewakili masyarakat NTB, gembira sekaligus sedih.

Sedih karena sosok Umar Septono sudah dianggap menyatu dengan keberagaman di NTB, nyaris tanpa sekat. Gembira, karena saatnya karir pengabdiannya di korps Bhayangkaranya mendapat kepercayaan baru dari pimpinan yang akan memegang tampuk jabatan jenderal bintang dua.

Ada banyak catatan tentang sang jendral yang semua ditorehkan selama jabatan Kapolda didapuk di pundaknya. Terlalu banyak hal yang fenomenal dari tingkah laku dan kata katanya yang penuh tuah.

Sekali waktu dia menjadi orang nomor satu yang tegas karena berpegang pada prinsip, aturan di atas segalanya. Peluang pungli di penerimaan Bintara dan Perwira Polri ditutup rapat. Anggota yang bersalah dipecat, tapi mereka yang berprestasi tak segan didatanginya langsung di pelosok mana pun, kemudian diberi penghargaan.

Gayanya terkadang unik. Beberapa waktu lalu, seorang anggota yang jatuh ke jurang karena mengejar penjahat, diberinya penghargaan di jurang itu juga.

Dalam sebuah perjalanan, satu hari ia pernah menjumpai kecelakaan. Tak segan ia turun lalu menggendong korban dan membawanya ke rumah sakit dengan mobil dinasnya.

Dua anggota Bhabinkamtibmas yang menghadang mobilnya hanya karena untuk menyebrangkan seorang nenek, bukan dihukum tapi diganjarnya dengan penghargaan. Dua Bhabinkamtibmas itu dianggap benar benar menjalankan pengabdiannya kepada rakyat, bukan kepada atasannya.

Apel bersama tukang sapu untuk mencontohkan kepada anggotanya bagaimana seharusnya bersikap dalam keikhlasan bertugas menjaga amanah juga sempat menjadi fenomenal dimasa awal jabatannya di NTB.

Momen momen tak terduga, dia menjadi sosok yang “merendahkan” dirinya, membungkukkan tubuhnya ketika berhadapan dengan orang yang sudah sepuh. Pengemis, pedagang kaki lima, penyandang cacat, bagi dia jauh lebih mulia dari dirinya meski berpangkat jendral karena dalam prinsipnya, orang yang paling mulia adalah orang yang paling bertaqwa dihadapan Tuhannya



from Halo Dunia Network http://ift.tt/2yv8nwK
via IFTTT

Polisi Laksanakan Kegiatan Rutin Kemisan


Halodunia.co, Blora – Hari kamis pagi tanggal 19 Oktober 2017 dimulai pukul 08.00 sampai Pukul 09.15 Wib Kepolisian Resor Blora, melaksanakan kegiatan rutin berupa ”Pembinaan Rohani dan Mental” bagi anggota Polri Bertempat di Masjid Al Istiqomah Mapolres Blora, Kegiatan Pengajian sekaligus Pembinaan mental dilaksanakan setiap hari Kamis sehabis apel pagi bagi anggota dan PNS yang beragama Islam, sedangkan Kegiatan Bimbingan Rohani anggota Kristen/Protestan di Aula Aryyaguna dipimpin oleh Kanit Intelkam Ipda Sulbekti.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan sumber daya manusia melalui bimbingan atau pembinaan mental agama khususnya bagi anggota Polri dan PNS di lingkungan Polres Blora. Sebagai Pembicara /Nara sumber pengajian pada pagi hari ini adalah Ustadz Winardi dari Kecamatan Jepon yang merupakan pegawai negeri sipil pada kementrian agama kabupaten Blora.

Turut hadir dalam giat tersebut: Wakapolres Blora Kompol Indriyanto Dian Purnomo, yang diikuti oleh para Kabag, Kasat, Kapolsek, Kasi serta anggota Muslim Polres Blora. Dengan adanya pembinaan mental agama ini diharapkan para anggota Polri serta pegawai negeri sipil bisa memperbaiki diri dari yang kurang baik menjadi baik dan yang sudah baik menjadi lebih baik lagi.

Ada 5 hal yang perlu diperhatikan dalam bekerja sebagai pelayan, pelindung serta pengayom masyarakat yaitu bekerja sebagai karunia, bekerja sebagai amanah, bekerja sebagai ibadah, bekerja adalah sebuah kehormatan dan bekerja sebagai pelayanan

 
“Berdoa adalah ketukan pintu masuk untuk berdialog dengan Tuhan.” Itulah yang disampaikan oleh Ustadz Winardi dalam ceramahnya di Masjid Al Istiqomah Mapolres Blora.
 

Dalam ceramahnya, Ustaz winardi menyampaikan, kehidupan umat manusia selama di dunia memiliki keterkaitan antara satu dengan yang lain. Pernyataan itu ia sampaikan dalam ceramahnya yang bertema “Pentingnya kita berdoa”.

“Sebutlah nama Allah, seperti yang terkandung dalam surat Al-A’la yang membuat kita lebih percaya diri karena Allah ada di mana-mana. Temuin dan ngobrol lah untuk membuktikan cara Allah bekerja untukmu,” pungkas salah satu penceramah dari Jepon Blora.

Sumber : Humas Polres Blora.



from Halo Dunia Network http://ift.tt/2yBV4KQ
via IFTTT

Kapolres Blora Cek Kondisi Tahanan Dan Ruangan Tahanan


Blora – Kepala Kepolisian Resor Blora, Ajun Komisaris Besar Polisi Saptono, SiK., M.H. serta di dampingi Kasat Sabhara, AKP Siswanto dan Piket Pawas Ipda Sujadi serta anggota piket jaga menyempatkan diri melakukan kontrol Ruang Tahanan Polres Blora sebelum melaksanakan Apel Pagi Kamis” (19/10/2017).

Selain kontrol ruang tahanan, Kapolres juga mengecek kesiapsiagaan petugas yang melaksanakan tugas jaga tahanan dan berinteraksi langsung dengan para tahanan, menanyakan tentang keadaan kesehatan dan kendala dalam ruang tahanan.

Satu persatu Kapolres Blora memeriksa setiap ruang tahanan untuk mengantisipasi adanya barang-barang atau benda yang dilarang masuk, melihat kebersihan ruang tahanan, dan memeriksa terali besi ventilasi ruang tahanan untuk memastikan terali-terali masih terpasang dan tidak ada gangguan keamanan.

Kegiatan Kapolres tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap saat sebagai sarana kontrol terhadap bawahan yang sedang melaksanakan tugas jaga tahanan.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres menekankan kepada petugas jaga tahanan agar kewaspadaan ditingkatkan, lakukan pengecekan dan kontrol tahanan setiap saat, dan jaga kebersihan serta perhatikan makan dan olahraga tahanan sehingga para tahanan tidak berpikiran macam-macam selama ditahan”pungkas Kapolres”

(humas Polres Blora).



from Halo Dunia Network http://ift.tt/2yyQV9R
via IFTTT

Wednesday, October 18, 2017

Wow, Bhabinkamtibmas Dan Bhabin Berpatroli, Temukan Ini


Polres Banjar – Bhabinkamtibmas Kelurahan Jawa Brigadir Irwan Susiawan bersama Lurah Jawa Hathayerin, S.H., dan Babinsa Serda Budianto kompak bersama-sama melaksanakan patroli, Rabu (18/10/2017). Patroli Tiga Pilar ini menyasar seputaran wilayah Kelurahan Jawa yang dinilai rawan akan gangguan Kamtibmas.



Seperti di Jalan Antasan Pangeran Roem RT. 01 RW. 02 Kelurahan Jawa Kecamatan Martapura Kabupaten Banjar, disini Tiga Pilar Kelurahan melihat hal yang sangat mengerikan. Didampingi Ketua RT setempat, Lurah, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Polsek Martapura Kota itu mendapati begitu banyak sisa bungkus carnophen yang berceceran disepanjang gang kecil yang berada tepat dibelakang gedung Kampus Akademi Keperawatan Intan Martapura. Setelah dikumpulkan petugas, jumlah bungkus sisa carnophen tersebut bahkan mencapai satu kantong plastik penuh berwarna hitam.

“Memang sering Pak remaja disini mengkonsumsi barang haram ini, meskipun sudah saya peringatkan namun sepertinya mereka tidak sedikitpun menghiraukan perkataan saya lagi, hal ini sangat meresahkan bahkan mengancam pertumbuhan generasi penerus bangsa selanjutnya,” ucap Saifullah selaku Ketua RT.

Mendapatkan informasi yang sangat berharga ini, Bhabinkamtibmas Kelurahan Jawa bersama Lurah dan Babinsa sepakat untuk lebih gencar lagi melaksanakan patroli didaerah tersebut guna meminimalisir terulangnya hal serupa.

“Patroli, Sosialisasi dan himbauan akan lebih kami tingkatkan lagi demi menyelamatkan generasi penerus bangsa agar terlepas dari belenggu racun narkoba ini,” ungkap Brigadir Irwan.

Lebih lanjut, Brigadir Irwan menjelaskan bahwa hal yang paling utama adalah untuk meringkus pengedar dari barang haram tersebut.

“Saya akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Kapolsek dan Unit Reskrim untuk melakukan penyelidikan siapa yang tega mengedarkan obat terlarang diwilayah binaan saya, sehingga nantinya pelaku bisa kita ringkus,” tutup Brigadir Irwan.

Sumber: Humas Polres Banjar.



from Halo Dunia Network http://ift.tt/2gkjApl
via IFTTT